Bismillaah...
Sebelum kita mulai obrolannya, mari kita membaca doa menurut kepercayaan masing-masing.
Ijinkan saya terlebih dulu memperkenalkan diri.
Berikut sekelumit profil saya :
Menginjak ABG punya nama beken SitA. Perhatikan tulisannya, kependekan dari Siti Amanatillah. Karena kemana pun kaki melangkah tak lepas dengan nama-nama Siti yang mendunia. Anggap aja SitA sebagai pembeda.
Tujuh tahun terakhir sebagai pengacara, membersamai 3 jagoan (16y, 12y, 7y). Setelah jungkir balik uji coba berbagai usaha, saat ini sedang fokus : Owner Toko Laris88, Griya Ziyata, Palugada Hits.
Berikut kontak silaturrahiimnya :
Whatsapp : Sitaa
Facebook : Siti Amanatillah
Instagram : Siti Amanatillah
Dari perjalanan liku hidup, saya belajar untuk "Mengerjakan apa yang saya sukai dan mencintai apa yang sedang saya lakukan."
Perkenalannya jadi panjang ya. 😍
Untuk kali pertama sharing, saya coba berbagi info sederhana tentang "Fitur Komunitas Whatsapp." Awalnya gara-gara kekepoan saya, yang tiba-tiba dimasukan dalam satu wadah komunitas. Sempet kesel, tapi jadi bikin penasaran juga. 😂
Pernah lihat gambar kerumunan di pojokan whatsapp non bisnis?
Fitur dari whatsaap bernama "Komunitas".
Whatsapp Komunitas adalah fitur untuk menghubungkan pengguna Whatsapp ke dalam kelompok kecil.
Secara prinsip, Whatsapp Komunitas adalah “payung besar” yang mengumpulkan beberapa Whatsapp Group di komunitas yang sama.
Setiap orang yang masuk WAG akan otomatis masuk ke Whatsapp komunitas.
Adapun langkah-langkah membuat komunitas whatsapp adalah sebagai berikut :
1. Setelah fitur Komunitas di klik akan muncul tombol Komunitas baru.
Walhamdulillaahirabbil 'aalamiin
"Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan." - Imam Syafii






0 comments:
Post a Comment